Diawal Tahun 2021, Enam Kasus Miras Di Toili Bakal Disidangkan

  • Whatsapp

“AKP Candra, SH Miras Sangat Berdampak Buruk Pada Gangguan Kamtibmas”

TOILI, DIKTENEWS.COM — Kapolsek Toili AKP Candra, SH dalam waktu dekat ini bakal mensidangkan 6 kasus tindak pidana ringan (tipiring) terkait minuman keras (miras) jenis captikus.

Disebutkan Candra dari enam kasus, dua kasus adalah pelaku yang membuat (produksi) captikus, dan empat kasus adalah pelaku yang menjual.

“Enam kasus, 2 pelaku memproduksi captikus dan 4 adalah penjual.” ujar AKP Candra pada media ini usai giat Anev di Mapolres Banggai Senin siang tadi (11/1/2021).

Dikatakan Candra saat ini pihaknya masih menunggu proses sidang pada pelaku oleh Pengadilan Negeri (PN) Luwuk agar ada efek jera buat mereka. Kembali disinggung soal tingkat peredaran captikus di wilayah hukumnya.

AKP Candra menjelaskan bahwa sampe saat ini pihaknya terus memberantas segala bentuk tindak pidana kejahatan, terlebih miras yang menurutnya berdampak buruk pada gangguan kamtibmas.

Upaya itu, tak ayal perwira yang belum lama ini naik pangkat dari IPTU menjadi AKP, rela masuk keluar hutan dan menjajal perkebunan warga disinyalir sebagai lokasi pembuatan captikus.

Namun begitu kata Candra ada juga yang nekad memproduksi captikus dirumah untuk mengelabui petugas. Karena diareal perkebunan atau hutan yang kerap dijadikan tempat penyulingan sudah dimusnahkan pihaknya.

“Cara mereka sekarang memproduksi captikus dirumah dengan bahan baku yang telah disiapkan” beber Candra.

Dimana cara itu, kata Candra telah diketahui pihaknya. Hasilnya sebanyak kurang lebih tiga rumah berhasil diamankan bersama barang bukti captikus bersama alat penyulingan.

Upaya melawan peredaran miras itu, beberapa pelaku pasca putusan sidang kasus captikus, mereka telah beralih pada produksi pembuatan gula merah.*

(zoel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *