Karena ini yang sering saya sampaikan dari awal, kalau ada orang yang senang dengan puji pujian, hati hati. Karena biasanya saya ketemu orang dan menyapa, “Halo Bupatiku,” ujarnya. Padahal (Bupati) adalah milik semua orang.
Jadi kalau ada orang senang dengan puji pujian, itu artinya, dia telah mengambil hak Tuhan, “Karena sesungguhnya puji pujian itu hanyalah milik Tuhan,” terangnya.
Jadi tolong hal seperti ini jangan di lakukan, karena kita ini adalah abdi masyarakat berikan pelayanan yang baik pada masyarakat, dan jangan suka mempersulit, “Kalau bisa di bantu kenapa harus di persulit,” ucapnya.
Karena saya banyak mendapat masukan masukan. Oleh sebab itu mari kita bekerja dengan sebaik baiknya, “Insyaallah kalau kita berkerja dengan sebaik baiknya, kita mensyukuri nikmat jabatan yang ada, maka jabatan itu akan naik lagi, sebaliknya kalau kita kufur nikmat dan jabatan yang kita sandang, maka jabatan itu akan lari dari diri kita,” bebernya.
Mari kita semua memaknai sumpah jabatan yang telah kita ucapkan, “Mudah mudahan kita semua menjadi orang yang mawas diri dengan apa yang kita sandang,” sebutnya.
Dan yang terakhir, saya ucapkan selamat pada semua yang baru saja di lantik semoga membawa berkah bagi kita semua.*
(zuma)