Kadis Ketapang
Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Alfian Djibran menyatakan, Indonesia khususnya Kabupaten Banggai, stok pangan masih berlimpah. Menurutnya, neraca ketersediaan bahan pangan cukup tinggi daripada kebutuhan. Tetapi yang terpenting, bagaimana kita menghemat untuk generasi berikutnya.
Untuk penyaluran beras, nama kegiatan adalah CBP (Cadangan Beras Pemerintah) di tindak lanjuti Dinas Ketahanan Pangan Banggai, “Ada yang anggarannya dari pemerintah pusat, ada yang dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Quota Penerima
Untuk bantuan beras kata Alfian Djibran kabupaten banggai mendapatkan kuota sebanyak 27.364 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah beras yang disalurkan sebanyak 10 Kg, selama enam bulan berturut-turut, “Tahap I dari Januari sampai Maret, Tahap II pada bulan April sampai Juni,” bebernya.
Teknis
Di jelaskan alurnya, BPN menugaskan Bulog sebagai penyalur, kemudian pihak Bulog menunjuk transporter menyalurkan ke desa. “Artinya, KPM itu menerima langsung di titik lokasi tanpa ada biaya transportasi khusus di Kabupaten Banggai,” terangnya.
Sambung Alfian data yang divalidasi berasal dari Bappeda Kabupaten Banggai, yakni Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Seperti diketahui, data ini dimaksudkan sebagai referensi penetapan sasaran bagi program penghapusan kemiskinan ekstrem yang diselenggarakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.