BANGGAI — Kantor PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk berganti kepemimpinan. Sebelumya posisi strategis General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Luwuk dipercayakan pada Agus Djoko yang kini telah pindah tugas ke Jakarta.
Mengisi kekosongan tesebut, kantor manajemen pusat mempercayakan Richman Djohar selaku Pelaksana Harian (Plh) General Manager PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk. Mengenal lebih jauh sosok Richman Djohar ternyata tidak asing lagi di lingkungan Kantor PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk.
Kepada media ini ruang kerjanya, Jumat (10/7), Richman Djohar menuturkan dirinya pernah menjabat sebagai Manager Keuangan, SDM dan Umum Kantor PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk selama 7 bulan periode November 2020 sampai dengan Mei 2021. Saat itu juga Richman merangkap dalam jabatan Manager Keuangan PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Regional IV Makasar.
Kemudian dalam posisinya di Kantor PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Region IV Makassar saat ini menjabat sebagai Depertmen Head Bisnis dan Pelayaran dan juga dalam jabatan Pelaksana Harian (Plh) General Manager (GM) PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk, “Jadi saat ini saya berdiri pada tugas dua tugas,” ujarnya menuturkan profil singkatnya.
Dari penuturan perjalanan tugas Richman Djohar kehadiranya sebagai Pelaksana Harian (Plh) General Manager PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk ibarat seperti pulang ke kampung halaman sendiri.
Sedikit dalam pengalaman tugasnya terhentinya operasional lintasan perintis, sudah pernah terjadi di cabang lain wilayah Region IV Makassar. Dan hal tersebut dilanjutkan setelah adanya perpanjangan kontrak dari Balai Penyebrangan Transportasi Darat (BPTD) setempat kata dia.
Kalau untuk di Kantor PT ASDP (Persero) Indonesia Ferry Cabang Luwuk ini baru kali pertama terjadi terhentinya operasional KMP Tanjung Api karena belum adanya perpanjangan kontrak program subsidi dari pemerintah melalui perwakilan Balai Penyebrangan Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Kami berharap kontrak dapat diperpanjang BPTD Sulteng dan KMP Tanjung Api kembali beroperasi pada rute lintasan perintis Luwuk – Balut dan sebaliknya.” tutupnya.*
(zuma)














