Metro Luwuk

Terus Melayani Rakyat Bupati Amirudin Akui Pada Wartawan Baru Merasakan Istrahat Siang

Zulkifly Mangantjo
20
×

Terus Melayani Rakyat Bupati Amirudin Akui Pada Wartawan Baru Merasakan Istrahat Siang

Sebarkan artikel ini
Bupati
Kedekatan wartawan dengan kepala pemerintahan terus terbangun dan terjalin baik.

BANGGAI — Di balik padatnya agenda pemerintahan, ada kisah sederhana yang menggambarkan besarnya dedikasi seorang Bupati Amirudin.

Kesibukan Bupati Amirudin dalam mendampingi seluruh rangkaian kegiatan membuat dirinya nyaris mengatur istrhat siangnya. Bisa kita bayangkan saja rutinitas dimulai sejak pagi dengan mempersiapkan agenda, mendampingi kunjungan kerja, menghadiri rapat, hingga memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal. 

Padatnya aktivitas seorang Bupati Amirudin, bahkan waktu untuk beristirahat pun sering kali harus dikorbankan. Namun begitu waktu istrahat yang sulit diatur karena padatnya kegiatan diakui oleh seorang Bupati baru merasakan istrahat siang walau hanya dengan waktu yang singkat.

Baca Juga :  Sempat Mangkrak 4 Tahun,PLTMG Luwuk Kapasitas 40 MW Desa Nonong Batui Banggai Diresmikan

Hal tersebut disampaikan Bupati Amirudin saat berpapasan dengan sejumlah wartawan. Terlihat sambil merangkul wartawan Luwuk Times Sofyan Labolo Bupati mengatakan baru hari ini saya benar – benar merasakan tidur siang.

Sambungnya sembari menyapa para kuli tinta, bagaimana media ?. “Maaf, baru hari ini saya benar-benar sempat merasakan tidur siang,” ujar Bupati sembari melempar senyuman khasnya.

Mungkin bagi sebagian orang, tidur siang itu merupakan hal biasa. Namun, bagi mereka seperti Bupati Amirudin yang terus melayani rakyat, melaksanan tugas pemerintahan menjadikan kesempatan istrahat siang itu menjadi sebuah kemewahan karena tuntutan pekerjaan yang membutuhkan kesiapsiagaan hampir sepanjang hari.

Baca Juga :  Penuhi Undangan Pemda Banggai, PT KFM Jelaskan Ganti Rugi Lahan Masyarakat

Mengenang statmen Bupati Amirudin pada massa – massa kampanye periode kedua dirinya memimpin kembali pemerintahan teringat sebuah bahasa, “Seandainya tidak ada malam, saya akan terus melayani rakyat tanpa mengenal lelah,” pungkasnya.*

(zuma)

error: Content is protected !!