LGMB Demo PT. DS – LNG, Dinilai Tak Penuhi Janji

  • Whatsapp

DIKTENEWS, Batui — Puluhan warga Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi tengah tergabung dalam Lintas Generasi Mian Batui (LGMB) Kamis pekan lalu (18/9) menggelar aksi demo ke pihak perusahaan PT. DS-LNG.

Massa sebelumnya melakukan aksi demo menyampaikan tuntutan mereka di Jalan SA Amir selanjutnya menuju perusahaan PT. DS – LNG di Desa Uso.

Menggunakan ikat merah sebagai simbol masyarakat adat Batui, pengunjuk rasa berorasi secara bergantian di sepanjang jalan yang di lalui.

Koordinator aksi, Moh Fadel Al Wadud dalam orasinya, perusahaan migas yang mengeruk kekayaan bumi di Kecamatan Batui di anggap tidak memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

“Keberadaan perusahaan migas lewat tanggung jawab sosialnya selama ini tidak tepat sasaran, bahkan realisasinya terindikasi hanya di manfaatkan oknum tertentu yang sengaja memainkan keberadaan dana CSR,” terang Wadud.

Dalam kajianya, program tanggung jawab sosial perusahaan selama ini, tidak menjalankan tanggung jawab sosialnya dalam aspek sosial apapun.

Olehnya puluhan mahasiswa yang juga tergabung dalam Lintas Generasi Mian Batui (LGMB) dan masyarakat adat Batui menyampaikan beberapa tuntutan mengenai kebijakan Pemerintah dan PT. DS-LNG.

Di antaranya, menuntut janji pihak perusahaan terkait pengadaan bus sekolah dan menuntut pihak perusahaan mengharuskan pendidikan gratis.

Aksi demo berlangsung dengan penjagaan ketat puluhan personil aparat TNI/Polri, tidak satupun perwakilan pihak PT.DS-LNG yang menemui para pendemo.

Namun setelah dilakukan mediasi oleh Danramil Batui Kapten Inf. Herman bersama Kapolsek Batui Iptu Candra, SH, pihak perusahaan akhirnya berkenan untuk ditemui, aksi protes itu dihentikan sambil menunggu keputusan.

Pantauan awak media ini di lapangan, massa pendemo membubarkan diri pukul 16.45 Wita, setelah Sekretaris Camat (Sekcam) Batui menjelaskan hasil diskusi dengan pihak PT. DS -LNG.

Sementara itu Kapolsek Batui Iptu Candra, SH kepada media ini mengatakan, pihaknya di sini hanya mengamankan dan melakukan upaya mediasi kedua bela pihak untuk di selesaikan dengan cara musyawarah.

“Kita tidak memihak baik dari PT.DS – LNG maupun warga, yang pasti akan mencari solusi terbaik, biar tidak sama – sama di rugikan,” terangnya.*

(apri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *