Pemda Banggai

Bupati Berikan Materi Manasik Haji Pada 110 Orang Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Banggai

Zulkifly Mangantjo
519
×

Bupati Berikan Materi Manasik Haji Pada 110 Orang Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Banggai

Sebarkan artikel ini

LUWUK — Bupati Banggai Amirudin Tamoreka di dampingi Wakil Bupati Furqanuddin Masulili menghadiri sekaligus menutup pelaksanaan manasik haji Kabupaten Banggai 1443 H/2022 M.

Bertempat di Masjid An Nur Luwuk, Senin 23 Mei 2022. Manasik haji yang diselenggarakan Kementrian Agama Kabupaten Banggai turut dihadiri Kakankemenag Drs. H. Abd Muluk Lanonci, MM, Kepala BSI Cabang Luwuk, Kabag Kesra dan calon haji dan haja sebanyak 105 dan mutasi dari Sulawesi Utara sebanyak 5 dengan total keseluruhan berjumlah 110 orang.

Bupati Banggai dalam sambutanya, sekaligus memberikan materi antara lain menyampaikan bahwa yang perlu dan wajib di ajarkan kepada para calon haji dan haja antara lain adalah rukun haji.

Baca Juga :  Pemda Banggai Gelar FKP, Rumuskan Ranwal RKPD Tahun 2025, Dua Terakhir Pembangunan Pesat Berbagai Sektor

“Wajib haji dan sunnah haji itu yang perlu di sampaikan, karena memang haji ini hanya wajib di laksanakan satu kali dalam seumur hidup, yang lebihnya itu hanya terhitung sunnah,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman saat pergi menunaikan ibadah haji, apabila bapak dan ibu telah menyetor semua uangnya, terus kemarin belum sempat di keluarkan zakatnya, maka yang harus di lakukan adalah mengeluarkan zakatnya dari uang yang telah kita setorkan semuanya ke bank, “Agar supaya sehat kuat dan lancar perjalanannya dalam menunaikan ibadah haji nanti,” jelasnya.

Berikutnya kata Bupati, adalah apabila bapak dan ibu sudah mau berangkat, jangan pernah mengingat-ingat yang ada disini lagi, kepada anak-anak, istri dan suami, orang tua dan juga harta benda.

Baca Juga :  Bupati Amirudin Tunjuk Sofyan Datu Adam Jabat Plt BPKAD Banggai

“Itu jangan pernah kita fikirkan lagi, karena kita sudah berniat untuk haji maka semuanya harus kita lupakan dan tinggalkan di tempat ini, hanya bisa kita titipkan kepada Allah Swt,” terangnya.

Kita harus niatkan berangkat haji dan segala yang kita tinggalkan hanya kita titipkan kepada Allah Swt, supaya tidak menjadi pikiran kita di saat kita berangkat menunaikan ibadah haji.

Bupati yang sangat memahami, juga menjelaskan bagaimana rukun-rukun haji yaitu, Ihram, wukuf di padang arafah, tawwaf ifadhah, sa’i, tahallul dan tertib, dan memberikan penjelasan tentang wajib haji dan sunnah haji.*

(zl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!