Daerah

Intesifkan Patroli SPBU, Polres Bangkep : Pastikan Tidak Ada Praktik Kecurangan

Zulkifly Mangantjo
219
×

Intesifkan Patroli SPBU, Polres Bangkep : Pastikan Tidak Ada Praktik Kecurangan

Sebarkan artikel ini
Patroli

BANGKEP — Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan menggelar patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya pada Sabtu, 30 Maret 2024).

Hal tersebut sebagaimana perintah Kabareskrim Polri melalui Kapolda Sulteng menyikapi situasi di beberapa wilayah lain yang telah terjadi tindak pidana dan praktik kecurangan di SPBU dengan cara mencampur bahan bakar minyak (BBM) dengan air.

Patroli ini juga bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) pada masyarakat.

Kapolres Bangkep AKBP Jimmy M Simanjuntak S.I.K mengatakan bahwa patroli ini merupakan langkah antisipasi dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di SPBU.

Baca Juga :  TMMD ke-120 Wilayah Kodim 1307 Poso Resmi di Tutup Pangdam XIII Merdeka

“Patroli ini juga untuk memastikan tidak ada penimbunan atau kecurangan dalam pendistribusian BBM,” ujar AKBP Jimmy M Simanjuntak S.I.K

Kapolres Bangkep AKBP Jimmy M Simanjuntak berjanji akan menindak tegas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang nakal atau melakukan praktik curang hingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat atau konsumen apalagi menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dalam patroli tersebut, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek di SPBU seperti Stok BBM, Kualitas BBM, Harga BBM termasuk keamanan dan keselamatan di area SPBU.

Baca Juga :  Bupati Lantik Pengurus PABPDSI Kabupaten Banggai

Petugas juga memberikan imbauan pada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban saat berada di SPBU.
“Kami imbau pada masyarakat untuk tidak panik dan tetap tertib saat membeli BBM,” kata AKBP Jimmy.

Patroli SPBU ini akan terus dilakukan secara rutin oleh Kepolisian Resor Bangkep untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi BBM pada masyarakat.

“Hasilnya tidak didapati adanya praktik curang, pompa nozzle masih normal, mesin dispenser masih tersegel, BBM yang dikeluarkan pun sesuai dengan jumlah harga tertera,” jelasnya.*

(zuma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!