Ketum PB Alkhairat Sebut, Kekerasan Lembantongoa Bukan Anjuran Agama

  • Whatsapp

PALU, DIKTENEWS.COM — Ketua Umum (PB) Alkhairat Habib Ali bin Muhammad Aldjufri, mengecam terjadinya kekerasan di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Dimana empat warga setempat dibunuh orang tak dikenal.

Seperti dilansir CNAdaily.com mitra media online diktenews, Sabtu 28 November 2020, Habib Ali mengingatkan dan meminta seluruh Abnaulkhairaat secara khusus maupun masyarakat Sulawesi Tengah secara umum, jangan sampai tersulut emosi dan tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.

Menurutnya, informasi yang didapatkan dari lokasi kejadian hingga kini belum begitu valid, atau masih simpang siur. Karena itu, pihaknya menghimbau agar tetap tenang dan tidak ikut-ikutan memberikan komentar, maupun mengupload foto-foto apapun yang berkaitan dengan peristiwa tersebut di media sosial.

Habib Ali menjelaskan kejadian tersebut bukanlah merupakan anjuran, maupun ajaran dari agama manapun.

Olehnya ketua umum mengajak seluruh warga alkhairaat maupun Sulawesi Tengah kiranya terus menggalang solidaritas kemanusiaan dan menolak segala bentuk kekerasan.

“Jaga persatuan yang sudah ada, kita rawat dengan baik amanah yang sudah ada ini,” ucap Habib Ali, Sabtu (28/11).

Atas kejadian tersebut keluarga besar PB Alkhairaat memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas baik motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.*

(zoel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *