Lama Tidak Beroperasi, Fasilitas Produksi Air Bersih di Bunta Terbengkalai

  • Whatsapp

BUNTA,DIKTENEWS.COM — Semenjak tidak beroperasinya lagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang lokasinya berada di Kelurahan Salabenda (tempesu), Kecamatan Bunta kondisinya sangat memprihatinkan.

Pantauan awak media ini, dari pintu gerbang masuk hingga bangunan produksi air minum, ruangan mesin dan sebuah rumah dulunya ditempati petugas PDAM telah dipenuhi rumput liar menjalar menutupi lokasi itu.

Belum lagi bangunan kantor dan rumah dinas petugas PDAM di Kelurahan Bunta I atau sekitar kompleks Puskesmas Bunta juga telah lama kosong dan tak terurus lagi.

Pasca tidak beroperasi, tak dapat dipungkiri berdampak pada kebutuhan air bersih di wilayah itu. Untuk mendapatkan air bersih warga membeli dari penjual air gelon keliling menggunakan gerobak, air itu bersumber dari mata air duaka di Kelurahan Kalaka (Sanese).

Warga juga memanfaatkan air sumur
dengan alat manual hingga mesin pompa air listrik. Sementara itu warga yang tinggal di pesisir pantai muara dalam mendapatkan air bersih harus menempuh perjalanan laut sekitar 10 – 15 menit dengan perahu dayung atau perahu kantinting menuju sumber mata air duaka.

Entah kenapa PDAM di Bunta sudah hampir puluhan tahun tidak lagi difungsikan. Kondisi ini tentunya menjadi harapan kedepan pada Dirut PDAM terpilih untuk menyikapinya.

Pasalnya faslitas produksi air minum di wilayah itu, menyisahkan aset yang sangat mubazir kalau tidak difungsikan kembali, termasuk jaringan instalasi air yang mengaliri ke rumah rumah pelanggan saat masih beroperasi.*

(zl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *