Metro Luwuk

Curhat Petani Toili Sulit Pupuk, Mentan RI Copot Manajer Distributor, Andi : Anda Digaji Rakyat Bukan Untuk Bergaya

Zulkifly Mangantjo
268
×

Curhat Petani Toili Sulit Pupuk, Mentan RI Copot Manajer Distributor, Andi : Anda Digaji Rakyat Bukan Untuk Bergaya

Sebarkan artikel ini
Mentan RI
Mentan RI Andi Amran Sulaeman (tengah) manajer distributor pupuk (kanan) dan petani (kiri).

Mendengar penjelasan itu, kembali Mentan RI Andi Sulaiman balik bertanya, “Bisa gak anda bantu bapak petani ini supaya punya kelompok agar dapat pupuk,” ucap Mentan. 

Mentan terlihat geram, ketika mendengar jawabanya kalau mau punya kelompok, itu adalah kewenangan PPL. Bahkan meminta petani tadi untuk datang menemui dirinya mengantar berkas kalau berkelompok.

Mendengar nada manajer tadi, bak tamparan bagi Mentan RI Andi Sulaiman karena dirinya enggan melayani langsung para petani tadi agar punya kelompok untuk bisa mendapatkan pupuk. Mentan mengaku saya saja Mentri jauh-jauh datang hanya untuk menemui para petani, kok anda hanya untuk membantu petani bisa berkelompok harus ke PPL.

Sambung Andi mengatakan ini rakyat kita lho mereka harus kita layani kata dia. “Bagaimana kalau anda yang saya ganti. You (anda) selesaikan ini,” tegas Mentan Andi Sulaeman. Anda ini masih muda, kasian mereka ini rakyat kita lho, “Anda ini digaji rakyat, bukan hanya untuk bergaya,” tandasnya disambut tepuk tangan warga.

Baca Juga :  Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Bupati Amirudin Temui Mentan RI Bantuan Terkucur Petani Tersenyum

Mentan Andi Sulaeman menekankan, tolong jangan sampai ada yang seperti ini lagi, hanya karena petani tidak berkelompok tidak dapat pupuk. “Kalian (distributor pupuk) harus bisa menyelesaikan masalah, mengelompokan petani yang belum berkelompok, jangan pasif, karena kalian (distributor pupuk) digaji negara melayani rakyat bukan melayani bos,” tekanya. 

Saat itu juga Mentan RI memerintahkan stafnya segera kasih tau ke Jakarta berikan peringatan. Dan saya ingatkan sekali lagi bahwa ini tidak hanya berlaku di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah saja, akan tetapi berlaku di seluruh Indonesia. Ia juga menanyakan pada petani, “Apa betul pupuk subsidi turun 20 persen,” jawab petani serentak betul pak. Karena ini adalah perintah langsung bapak Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Banggai Gelar RDP Kebutuhan BBM Para Petani

Pencopotan manajer distributor pupuk juga disampaikan Mentan Andi Sulaiman pada Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Bupati Banggai Amirudin yang mendampingi Mentan RI dan rombongan saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Toili.

Bahkan Mentan RI meminta stafnya untuk segera menindak lanjuti pencopotan per hari ini sembari meminta stafnya segera mengirimkan data dan fotonya ke Jakarta, “Hari ini kita copot dia,” pungkasnya saat meninggalkan lokasi acara bersama Gubernur dan Bupati.(*) 

(zuma)

error: Content is protected !!